Sabtu, 15 September 2012

5 “Pejabat Penting” Negara di Eropa Penganut Gay, Lesbi dan Transgender

Pada saat menulis artikel ini, sejenak saya menahan nafas sembari mengerenyitkan kening. Ternyata begitu banyak publik figur dan pejabat publik di berbagai negara di Eropa yang terang-terangan menyatakan dirinya gay, lesbi atau transgender. Untunglah, hal tersebut tidak terjadi di negara kita Indonesia. Tetapi apakah memberitakan hal ini penting atau tidak, ada baiknya sejenak kita mengetahui 5 “Pejabat Penting” Negara di Eropa yang menganut Gay, Lesbi dan Transgender:

1. Klaus Wowereit – (Gay), President Budesrat/Ketua DPR Jerman 2001

Klaus Wowereit adalah politikus Jerman, anggota SPD (Social Democratic Party atauSozialdemokratische Partei Deutschlands), dan Walikota Berlin sejak pemilu kepala daerah 2001 dengan kemenangan 31.4% suara pemilih. Ia menjabat Presiden Bundesrat pada tahun 2001/2002. Partainya, SPD berkoaliasi sejak awal pilkada 2006.
Hingga 1973, Wowereit menyelesaikan sekolahnya di Ulrich-von-Hutten-Oberschule, lalu melanjutkan studi ke Fakultas Hukum Universitas Bebas Berlin (Freie Universität), hingga akhirnya lulus tahun 1981. Setelah tiga tahun menjadi pamong praja di Kementereian Dalam Negeri dan senat, Wowereit ikut pemilu sebagai anggota dewan penasihat di bezirk Tempelhof. Ia adalah salah satu politikus Jerman terkenal yang terang-terangan mengaku diri sebagai homoseks.

2. Jóhanna Sigurðardóttir – (Lesbi), Perdana Mentri Islandia 2009

Jóhanna Sigurðardóttir adalah politisi Islandia dan sekarang menjabat sebagai Perdana Menteri Islandia. Sebelumnya ia adalah Menteri Urusan Sosial dan Keamanan Sosial periode 1987–1994 dan 2007–2009. Sejak 1 Februari 2009 ia menjadi PM wanita pertama untuk Islandia, sekaligus orang pertama di dunia yang menjadi kepala pemerintahan yang secara terbuka menyatakan diri homoseksual di era modern.

3. Elio Di Rupo – (Gay), Perdana Mentri Belgia  2011

Elio Di Rupo adalah politikus sosialis Belgia. Dia adalah Perdana Menteri Belgia, dan pemimpin Partai Sosialis (PS). Ia menjadi Perdana Menteri pada tanggal 6 Desember 2011. Elio Di RUPO adalah francophone pertama yang memegang jabatan sejak Boeynants Paulus Vanden pada tahun 1979, serta Perdana Menteri pertama negara sosialis sejak Edmond Leburton meninggalkan kantor pada tahun 1974. Ia juga Perdana Menteri Belgia pertama keturunan non-Walloon atau Flemish serta satu-satunya pemimpin gay dari negara Uni Eropa.

4. Vladimir Luxuria – (Transgender), Anggota Parlemen Itali 2006

Vladimir Luxuria terlahir dengan nama Wladimiro Guadagno adalah seorang aktris Italia, penulis, politisi dan presenter televisi. Luxuria adalah anggota Communist Refoundation Party  di parlemen Italia. Dia adalah transgender pertama yang berada di parlemen Eropa. Ia kehilangan kursinya dalam pemilihan April, 2008.
Meskipun Luxuria dikenal sebagai perempuan, dia tidak menjalani operasi perubahan jenis kelamin yang menjadi identitas alaminya yaitu sebagai laki-laki. Dalam pemilihan 2006 umum, Luxuria terpilih menjadi anggota Kamar Deputi oleh konstituen 1 Lazio di Roma. Ia kehilangan kursinya pada pemilu 2008. Setelah Luxuria pensiun, tidak ada anggota parlemen transgender dilaporkan di dunia, sampai akhirnya 2011, ketika Anna Grodzka terpilih menjadi anggota parlemen Polandia.

5. Jan Cornelis de Jager – (Gay), Menteri Keuangan Belanda 2010

Jan Cornelis “Jan Kees” de Jager (lahir 10 Februari 1969) adalah seorang politikus Belanda dari Christian Democratic Appeal (CDA). Dia menjabat Menteri Keuangan sejak February 23, 2010 di Rutte Kabinet dan di Kabinet Balkenende IV.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris Negara untuk Keuangan dari 22 Februari 2007 sampai tanggal 23 Februari 2010 di Kabinet Balkenende IV dan Anggota Dewan Perwakilan dari 17 Juni 2010 sampai 14 Oktober 2010. Dalam  wawancara dengan surat kabar pagi Belanda De Telegraaf, De Jager terang-terangan menyatakan dirinya menjalin hubungan dengan seorang pria.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar