Sabtu, 08 September 2012

10 Organisasi Kejahatan di Dunia

Kejahatan yang dilakukan secara terorganisasi dan memiliki struktur yang kuat, merupakan salah satu bentuk pelanggaran hukum yang telah berlangsung lama. Bahkan mereka lebih sulit untuk ditumpas dan diredam karena pengaruh mereka menyebar ke kalangan politisi, aparat pemerintah dan bahkan hukum. Namun sebenarnya para anggota organisasi kejahatan tersebut tidak semuanya berasal dan berawal dari niat jahat dan nafsu semata.
Seperti mafia (Italia), menurut Nicaso dan Lamothe, pada awalnya bukanlah organisasi kriminal. Mereka merupakan kelompok perjuangan melawan penindasan dan penjajahan Prancis yang teramat kejam di Sisilia. Mafia terlahir dari motto perlawanan masyarakat tertindas berbunyi, ”Morte Alla Francia Italia Anela!” yang konon berarti ”Maut di tangan Prancis adalah tangis Italia”. Setelah masa-masa sulit berakhir mereka pun berubah menjadi sekelompok keamanan non-pemerintah, yang melindungi para pemilik toko, gedung, tanah perkebunan. Namun karena tergiur keuntungan besar dengan cara yang mudah mereka kemudian memperluas bisnis mereka hingga ke perdagangan obat bius dan senjata api, untuk kemudian berkembang ke bisnis lainnya yang bertaburan uang. Berikut 10 organisasi kejahatan yang ada di Dunia:

1. The Five Families

Markas: Amerika Serikat
Aktifitas Kejahatan: Taruhan, lintah darat, pemerasan, perjudian, perdagangan narkoba
Pemimpin: Vincent Basciano, Nicholas Corozzo, Carmine Persico, Daniel Leo, Vittorio Amuso
The Five Families merupakan organisasi kejahatan Italia, yang popular dengan sebutan ‘mafia’. Organisasi ini berasal dari Kota New York, Amerika, dimotori oleh keluarga Bonano, Colombo, Genovese dan Lucchese –mereka mengendalikan jalannya organiasi sejak tahun 1930’an. Namun saat ini the Five Families ini tidak lagi beroperasi, para aparat hukum dan keamanan di Amerika Serikat telah menumpas para gembong dan semua akses kejahatan mereka. Di antara kelima keluarga mafia, Genovese-lah yang paling berpengaruh, kuat dan memiliki anggota yang banyak. Bahkan di Amerika Serikat ‘La Cosa Nostra’ (nama lain mafia) pimpinan Lucky Luciano – anggota dari sindikat mafia di Sicilia yang bermigrasi ke Amerika pada 1920’an, merajalela di Amerika Serikat. Luciano pula yang memperbaharui kinerja mafia di Amerika Serikat, mulai dari struktur anggota hingga praktik-praktik kejahatannya.

2. United Bamboo

Markas: Taiwan
Aktifitas Kejahatan: Penagih utang, pembunuh bayaran, perjudian, penyuapan
Pemimpin: Tidak diketahui
United Bamboo merupakan organisasi Triad yang sangat popular di Taiwan. Mereka memiliki lebih dari 10.000 orang anggota. Menurut sebuah kabar, mereka melakukan aksinya dengan menggunakan cara yang kuno, dan menekankan kesetiakawanan di antara sesama anggotanya.
Meskipun berkali-kali mereka mengelak dan membantah, namun mereka diyakini terlibat dalam perdagangan narkotika dan obat bius. Bahkan mereka pun menyebarkan pengaruhnya di KMT (sebuah partai politik yang berkuasa di Taiwan), di negara-negara Asia, Pasifik, Eropa dan Amerika Serikat. Tidak seperti organisasi kejahatan lainnya, para ketua/pemimpin kelompok United Bamboo tidak diberikan kepada satu orang saja, namun lebih ke struktur horisontal dalam tiap tingkatannya.

3. Kartel Tijuana

Markas: Meksiko Utara (Tijuana and Baja)
Aktifitas Kejahatan: narkotika dan obat bius, pembunuh bayaran, penyuapan, pemerasan
Pemimpin: Eduardo Arellano Felix
Keruntuhan organisasi kejahatan di Kolombia (cartel) pada 1990’an telah menciptakan kekosongan kekuasan, sehingga tiga kelompok cartel di Meksiko pun menguasainya. Mereka adalah kartel Sinaloa yang dipimpin oleh Joaquin Guzman, kartel Juares yang dipimpin oleh Vincente Carrillo Fuentes, dan Kartel Tijuana yang dipimpin oleh Eduardo Arellano Felix.
Di antara ketiganya, Kartel Tijuana-lah yang paling dicari oleh DEA (Drug Enforcement Administration), kesatuan khusus narkoba di Amerika Serikat. Kartel Tijuana ini dikenal dengan AFO (Arellano Felix Organization), sebuah kelompok yang dikenal sadis dan agresif, mereka pulalah yang menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawanya selama dekade terakhir. Bahkan AFO juga disinyalir telah mengeluarkan sebesar 1 juta dolar AS dalam setiap penyuapan yang dilakukannya untuk satu minggu, untuk melancarkan aksi kejahatannya.

4. Dai Huen Jai

Markas: : China
Aktifitas Kejahatan: Perdagangan narkotika dan obat bius, rentenir, perdagangan manusia, dan kekerasan, pemalsuan, pelacuran
Pemimpin: tidak diketahui
Organisasi kejahatan Dai Huen Jai lahir di zaman keemasan Mao Zedong selama Revolusi Kebudayaan. Dan ketika Mao meninggal, banyak pengikutnya dari pasukan non-militer yang dikenal dengan nama Red Guard yang dikembali ‘disekolahkan’ di sebuah penampungan (camp), di tempat itulah mereka mendapatkan berbagai macam siksaan dan memiliki peringai yang jauh lebih buruk dibandingkan sebelumnya. Dai Huen Jai merupakan sebuah organisasi kejahatan yang berbebeda dengan sindikat lainnya, mereka memiliki struktur yang rapi dan kode etik yang kuat. Bahkan kita tidak akan pernah tahu siapa saja yang menjadi anggotanya, karena saking misteriusnya keorganisasian mereka. Organisasi Dai Huen Jai dipercaya telah menyebar di hampir seluruh Asia, Amerika dan Australia.

5. Mafia Sicilia

Markas: Sicilia
Aktifitas Kejahatan: Perdagangan narkoba, korupsi politik, perdagangan senjata, pembunuhan bayaran, pembakaran, penipuan, pemalsuan
Pemimpin: Matteo Messina Denaro (berdasarkan informasi)
Sebuah organisai kejahatan terbesar di Sicilia yang beranggotakan lebih dari 100 klan kluarga, dan telah berdiri sejak pertengahan abad ke -19, namun baru terlihat aksi kejahatannya di awal abad ke-20. Ketika Lucky Luciano mengungsi ke Amerika pada 1930’an hubungan keluarga mafia yang ada di Sicilia dan Amerika pun semakin hangat dan aksi mereka pun semakin luas dan mudah, bahkan hingga saat ini di Amerika Serikat saja ada sekitar 2.500 keluarga mafia yang berafiliasi dengan mafia Sicilia.
Mafia di Sicilia dikabarkan sangat kuat dan makmur sehingga mereka mampu menyewakan banyak bangunan gedung kepada para pengusaha di Italia. Bahkan bisnis mereka semakin berkembang hingga ke perdagangan narkoba dan obat bius serta senjata api.

6. 14K

Markas: Hong Kong
Aktifitas Kejahatan:  Pemerasan, pembunuh bayaran, penculikan, perjudian, prostitusi, darat kredit, perdagangan manusia, pemalsuan, perdagangan narkoba
Pemimpin: tidak diketahui
Gembong kejahatan 14K meruapakan salah satu triad tradisional yang terbesar di Hongkong, bahkan di tahun 1990′an kelompok ini merambah ke Eropa hingga menambahkan reputasi tinggi di Portugal, mendapatkan tempat istimewa di kota-kota besar Amerika Utara. selain di Hongkong sendiri, organisasi 14K diyakini telah menyebar di daratan Asia. Berbeda dengan organisasi kejahatan lainnya, kejahatan mereka tidak dapat diketahui meskipun ada bukti yang menjadi rujukannya.

7.  D-Company

Markas: India da Uni Emirat Arab
Aktifitas Kejahatan: Perdagangan senjata, perdagangan narkoba, terorisme, pemerasan, pemalsuan, pembunuhan kontrak
Pemimpin: Dawood Ibrahim
D-Company merupakan kerajaan kriminal yang dipimpin oleh Dwood Ibrahim, ia adalah orang yang paling dicari di dunia. Salah satu aktivitas kejahatannya berupa pemerasan yang berhubungan dengan terorisme, bahkan ia diduga terlibat dalam aksi pemboman di Bombay pada 1993. Aksi tersebut merenggut korban jiwa sebanyak 257 orang dan mencederai 700 lainnya. Meski demikian Dawood Ibrahim hidup di negerinya bagai seorang selebritas, karena ia pun merupakan salah satu pengusaha perfilman di Bollywood. Berdasarkan keterangan pemerintah Amerika Serikat, Dawood memiliki hubungan yang erat dengan Ekstremis al -Qaida dan Taliban yang dipercaya bersembunyi di Pakistan. Mereka pun meyakini bahwa Dawood Ibrahim telah meubah wajahnya dengan operasi plastik guna mengelabui aparat-aparat dunia yang mencarinya.

8. ’Ndrangheta

Markas: Calabria (Italia Selatan)
aktifitas Kejahatan: Perdagangan obat terlarang, pembunuh bayaran, pemerasan
Pemimpin: Terpusat
‘Ndrangheta saat ini diyakini memiliki 10.000 anggota dan semakin bertambah, dengan penghasilan pertahunnya mencapai miliaran juta dolar AS. ‘Ndrangheta merupakan salah satu organisasi kejahatan yang sangat kuat dalam perdagangan kokain, bahkan berdasarkan laporan dari dewan Komisi Anti Mafia, dikatakan mereka menguasai jalur distribusi dan pasar di Eropa.
Bahkan keberhasilan kejahatan mereka disamakan dengan salah satu restoran cepat saji (fastfood), mulai dari produk dan kemasan mereka sangat mudah dikenali (identik). Cara mereka mengelola organisasi dan menjaga anggotanya dengan menumbuhkan sikap setia dan kepemimpinan yang terpusat layaknya mafia Cosa Nostra.

9. Yamaguchi-gumi

Markas: Kobe, Jepang
aktifitas Kejahatan: Pemerasan, perjudian, perdagangan senjata, prostitusi, perdagangan obat bius, penagihan utang
Pemimpin: Shinobu Tsukasa (Kenichi Shinoda)
Organisasi Yamaguchi-gumi merupakan geng (mafia) yang berasal dari Kobe, dan didirikan pada 1915. Yamaguchi-gumi merupakan sindikat Yakuza terbesar dan terkuat di Jepang,  ketika di bawah pimpinan Kazuo Taoka. bahkan kematiannya pada 1981 sangat mengguncang semua anggota Yakuza tersebut.
saat ini, anggota Yamaguchi-gumi berjumlah sektitar 40.000 orang, mereka dipimpin oleh seorang enam orang don. Shinobu Tsukasa, kemudian diangkat menjadi pemimpin Yamaguchi-gumi pada 2005, ambisinya adalah memperluas kekuatan dan pengaruhnya di bagian utara Jepang, meskipun ia pernah ditangkap polisi akibat kepemilikan senjata api.

10.  Solntsevskaya bratva

Markas: Moscow, Rusia
Aktivitas Kejahatan: Pemerasan, perdagangan narkotika, pencurian, pencurian dan perdagangan barang seni, pencucian uang, pembunuh bayaran, perdagangan senjata, perdagangan material nuklir, pelacuran, perdagangan bahan bakar.
Pemimpin: Sergei Mikhailov
Berdasarkan keterangan dari Agen Khusus FBI, Bob Levinson, mafia Rusia ini merupakan yang paling berbahaya di dunia. mereka memiliki 300.000 anggota yang kuat dan siap dalam berbagai situasi dan kondisi, dan terbagi atas 450 kelompok.
Salah satu mafia yang paling terkenalnya adalah Solntsevskaya bratva, sebuah organisasi yang menguasai Kota Moskow. Solntsevskaya bratva, merupakan organisasi yang makmur dan kejam. Terlebih pemimpin mereka, Sergei Mikhailov, merupakan salah seorang mantan tahanan kerja paksa di Gulag –tempat ia memperoleh pengetahuan dan melatik intelektual dalam bidang kejahatan, dan tempat yang mempertemukan dirinya dengan Semion Mogilevich dan penjahat lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar